Hukum menurut Isinya

Hukum menurut isinya, dapat dibagi dalam:

a.       Hukum Privat (Hukum Sipil) yaitu hukum yang mengatur hubungan-hubungan antara yang satu dengan orang yang lain, dengan menitik beratkan kepada kepentingan perseorangan.

b.      Hukum Publik (Hukum Negara) yaitu hokum yang mengatur hubungan antara Negara dan alat-alat perlengkapan atau hubungan antara Negara dengan perseorangan (warganegara)

A.      Hukum Sipil (Hukum Privat)

Terdiri dari:

a.       Hukum Sipil dalam arti luas, yang meliputi:

1.       Hukum Perdata

2.       Hukum Dagang

b.      Hukum Sipil dalam arti sempit, yang meliputi: Hukum Perdata saja. Dengan catatan:          “Dalam beberapa buku tentang hokum, orang sering mempersamakan Hukum Sipil dengan Hukum Perdata. Agar tidak membingungkan, maka perlu dijelaskan bahwa:

a)      Jika diartikan secara luas, maka Hukum Perdata itu adalah sebagian Hukum Sipil.

b)      Jika diartikan secara sempit, maka Hukum Perdata itu adalah sama dengan Hukum Sipil.

c.       Dalam Bahasa Asing:

1)      Hukum Sipil = Privatatrecht atau Civielrecht

2)      Hukum Perdata = Burgerlijkrecht

3)      Privatatrecht dalam arti luas meliputi:

a)Burgerlijkrecht

b)Handelsrecht

B. Hukum Publik terdiri dari:

1) Hukum Tata Negara, yaitu hukum yang mengatur bentuk dan susunan pemerintah suatu Negara serta hubungan kekuasaan antara alat-alat perlengkapan satu sama lain, dan hubungan antara Negara (Pemerintah Pusat) dengan bagian-bagian Negara.

2) Hukum Administrasi Negara, yaitu hukum yang mengatur cara-cara menjalankan tugas (hak dan kewajiban) dari kekuasaan alat-alat perlengkapan Negara.

3)  Hukum Pidana (pidana = hukuman), yaitu hukum yang mengatur perbuatan-perbuatan apa yang dilarang dan memberikan pidana kepada siapa yang melarang serta mengatur bagaimana cara-cara mengajukan perkara-perkara ke muka pengadilan. Paul Schoten dan Logemann menganggap Hukum Pidana tidak termasuk Hukum Publik.

4)  Hukum Internasional,yang terdiri dari:

1) Hukum Perdata Internasional, yaitu hokum yang mengatur hubungan hokum antara warganegara serta Negara dengan warganegara dari Negara lain dalam hubungan internasional.

2) Hukum Publik Internasional (Hukum Antara Warga), yaitu hokum yang mengatur hubungan antara warga Negara yang satu dengan Negara yang lain dalam Hubungan Internasional.

 

Sumber: Buku Aspek Hukum Dalam Bisnis, Universitas Gunadarma

About these ads

8 Comments »

  1. hudia akmalia Said:

    thank’s atas infonya

  2. Thanks for this(y)

  3. thanks atas infonya

  4. ivana Said:

    Thanks ya…. ini sngt membantu


{ RSS feed for comments on this post} · { TrackBack URI }

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: